Buket Cantik dari Limbah Tenun Hadir di Ajang FinEast 2020

0
34
Bagikan :

Kupang, NTT

Kreatifitas tanpa batas sekelompok anak muda di Kota Kupang yang tergabung dalam komunitas Beta NTT mampu menghasilkan sebuah mahakarya dengan mendaur ulang limbah kain tenun menjadi karangan bunga (Buket) yang sangat cantik dan unik.

Karangan bunga dan beberapa aksesories hasil karya para kreator milenial ini bahkan dipamerkan di ajang bergengsi Finance Technology (FinTech – red) yang di gelar di gedung Palacio, Hotel Aston, Jumat, 28 Februari 2020.

Berada di ajang bergengsi dan berbaur dengan berbagai lembaga keuangan serta UKM merupakan sebuah kebanggaan bagi seluruh anggota komunitas Beta NTT.

Sekretaris Beta NTT, Yayang Sutomo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada penyelenggara yang telah memberi ruang dan waktu bagi kaum milenial untuk berkreasi dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

“Anak muda di NTT banyak yang kreatif asal diberi ruang untuk berkreasi. Dukungan pemerintah juga sangat dibutuhkan, baik dari sisi pembiayaan maupun pemasaran produk yang dihasilkan”, ujarnya.

Sementara itu, ketua tim survey Beta NTT, Zulchaedir, mengaku bangga ada di ajang FinTech sebagai satu – satunya komunitas.

“Kami punya ide kreatif yang menjadikan kami berbeda hingga kami dipilih dan menjadi satu-satunya komunitas yang terlibat”, ungkap Zulchaedir, Tim Survey Beta NTT.

Senada, pencetus ide Buket dari kain tenun, Attiq Sakka, mengatakan berbagai aksesories sudah di hasilkan dari mendaur ulang limbah tenun dan menurutnya itu biasa. oleh karena itu, pihaknya berpikir untuk menghasilkan sesuatu yang lebih, dan lahirlah ide untuk membuat handbouqoet.

“Beta bangga, Beta NTT. Walau sederhana namun kami bangga bisa menghasilkan buket cantik dari lembaran – lembaran kain kain tenun yang sebenarnya sudah menjadi sampah”, ujar Attiq.

Baca Juga:  Pantai Alamanda, Primadona Baru di Kupang, Dijamin Menyihir Mata

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk turut berkontribusi bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di NTT dengan membeli hasil kerajinan para kreator lokal yang sedang berkembang.

“Satu hal yang ingin kami sampaikan, jika anda membeli hasil kerajinan kami, anda telah membantu menyumbang dan berkontribusi terhadap program-program yang selama ini kami lakukan untuk kemajuan pariwisata di Nusa Tenggara Timur”, tutupnya. (MBN01/***)

Bagikan :