Bejat, Raja Bokep di Kupang Tega Cabuli Bocah 8 Tahun

0
245
Bagikan :

Foto : Kanit Reskrim Polsek Alak, Ipda Sunaryo, SH saat menginterogasi pelaku kasus pencabulan di Mapolsek Alak

Kupang, NTT – Sebuah perbuatan bejat dilakukan Denitrius Timo (22) warga kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terhadap seorang siswi sekolah dasar di Kota Kupang, Kamis (20/2/2020).

Denitrius yang doyan menonton film bokep (Film Porno) itu, tega mencabuli B, siswi kelas II SD di kota Kupang, saat sedang tidur di kamar.

Kejadian itu berawal ketika pelaku bersama ayah korban yang berprofesi sebagai tukang, memperbaiki rumah kerabat korban di kelurahan Manutapen yang tak jauh dari rumah korban.

Saat ayah korban sibuk bekerja, pelaku diam-diam menyelinap ke kamar korban. Saat itu, korban sedang tertidur pulas di kamar bersama adiknya, sementara ibu korban tidur di kamar lain.

Entah apa yang merasukinya, pelaku langsung membuka mulut korban dan memasukkan alat vitalnya ke mulut korban.

Saat beraksi, tiba-tiba ayah pelaku memanggilnya untuk membuat campuran semen. Aksinya pun terhenti dan menjalankan perintah sang ayah.

Namun, rupanya pelaku belum merasa puas. Usai membuat campuran, pelaku kembali masuk ke kamar korban dan mengulangi perbuatannya. Ia kembali membuka mulut korban yang saat itu sedang tidur pulas dan kembali memasukkan alat vitalnya ke mulut korban sambil menggoyangkan tubuhnya.

Saat itulah korban kaget dan terbangun dari tidurnya. Korban langsung berteriak histeris meminta bantuan. Teriakan korban membuat orangtua korban mendatangi kamar korban. Pelaku tak berkutik saat orangtua dan kerabat korban masuk ke kamar. Ia didapati berada di kamar korban dengan posisi setengah bugil.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, keluarga korban langsung menghubungi polisi. Pelaku pun langsung digiring ke Polsek Alak.

Baca Juga:  OMG, OJK Belum Terima Permohonan Izin Kelayakan Bank NTT Semau

Dihadapan polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengaku jika ia terinspirasi dengan film porno.

Kanit Reskrim Polsek Alak, Ipda Sunaryo, SH mengaku sudah menerima laporan korban. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan juga korban.

“Pelakunya kita sudah amankan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (25/2/2020). (MBN01/DT)

Bagikan :