Nasib Papi di Ujung Tanduk, Ketua OKK NasDem : Putusan Inkrah, Pasti Diganti

0
138
Bagikan :

Kupang, NTT

Nasib anggota DPRD kabupaten Rote Ndao, Olafbert Arians Manafe alias Papi Manafe, ibarat telur di ujung tanduk. Betapa tidak, “kenikmatan sesaat” yang dicicipi memaksanya harus meringkuk di balik kejamnya sel penjara selama 6 bulan. Tak berhenti sampai di situ, sebelum menghirup udara bebas, wakil rakyat yang belum sempat duduk di kursi kebesarannya, harus rela jika nanti kehilangan kursi tersebut.

Di lain sisi, untuk menjaga marwah partai, petinggi DPW NasDem NTT berkomitmen, secepatnya melakukan proses pergantian antar waktu terhadap anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao asal partai NasDem, Olafbert Arians Manafe alias Papi Manafe, yang dipidana karena kasus perzinahan.

Ketua Bidang OKK DPW Partai NasDem NTT, Kasimirus Kolo memastikan bahwa kader partai, apalagi anggota legislatif yang terjerat hukum, lalu sudah ada keputusan tetap, pasti akan segera diproses untuk dilakukan pergantian.

“Mekanisme partai sudah sangat jelas. Bahwa kader partai melakukan hal-hal yang merugikan partai saat menjalankan tugasnya, maka partai akan mengambil langkah-langkah organisatoris untuk masalah tersebut,” ungkapnya, Sabtu (15/2/2020) di Kantor DPW NasDem NTT.

Menurutnya, terkait persoalan tersebut pihaknya akan melakukan rapat khusus bersama pimpinan DPW NTT dan DPD Rote Ndao, guna mengkomunikasikan langkah yang akan diambil terhadap Papi Manafe.

“Kami akan minta penjelasan dari DPD kabupaten Rote Ndao. Yang pasti, kalau putusannya inkrah, pasti dilakukan pergantian sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya lagi.

Papi Manafe dijatuhkan hukuman penjara selama enam bulan, karena terbukti melakukan tindak pidana perzinahan dengan seorang perempuan yang telah memiliki suami. Keduanya digrebek oleh Polisi bersama suami dari perempuan tersebut.

Setelah belum lama dilantik menjadi anggota DPRD kabupaten Rote Ndao, Papi kemudian ditangkap dan dieksekusi oleh aparat dari Kejaksaan Negeri Kota Kupang lantaran putusan pengadilan telah dinyatakan inkrah.

Baca Juga:  Jembatani Kesenjangan Timor Barat - Tiles, Unwira Gelar Seminar

Papi kemudian dijebloskan ke tahanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang hingga saat ini. Informasi yang diperoleh, bahwa Papi Manafe akan selesai masa penahanannya pada bulan Maret mendatang (Tim)

Bagikan :