Humaniora Pariwisata

Rayakan Hut Ke-3, Beta NTT Gelar Seminar Bertajuk “Mari Pi Musium”

Bagikan :

Kupang, NTT

Dies Natalis Beta NTT ke – 3 dirayakan dengan menggelar dialog bertajuk “Mari Pi Musium”. Kegiatan yang digelar di Museum Daerah NTT belum lama ini, bertujuan membangkitkan kembali semangat generasi millenial untuk mencintai budaya dan bahasa daerah, yang perlahan mulai ditinggalkan.

Beta NTT merupakan sebuah komunitas yang aktif melakukan promosi pariwisata dan pelestarian budaya Nusa Tenggara Timur.

Ketua panitia HUT ke – 3 Beta NTT, Zulchadir, menjelaskan, tema besar kegiatan seminar sengaja digunakan bahasa Melayu Kupang. Hal tersebut merupakan sebuah ajakan bagi kawula muda untuk mencintai bahasa daerah masing – masing.

“Kami ingin menyemangati generasi milienial untuk peduli dan cinta budaya dengan sering berkunjung ke Museum ini”, jelas Zulchadir.

Sementara itu, koordinator Museum Daerah, Drs. Thomas Kolin menyambut gembira kegiatan ini dan mendukung sepenuhnya program Mari Pi Musium.
” Secara pribadi saya senang ketika membaca ‘mari pi musium’. Kalimat sederhana yang mengandung makna luar biasa, seperti magnet bersifat menarik, mengajak dan mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu yang positif. Terima kasih Beta NTT. Kalian generasi milenial yang luar biasa”, ungkapnya kagum.

Selain itu, Duta Bahasa (Putri) 2019, Martha Sooai, yang hadir sebagai pemateri berkaitan dengan bahasa daerah, menghimbau agar generasi muda harus menjadi pelopor dalam melestarikan bahasa daerah.

“Bahasa daerah adalah identitas diri kita. Ini yang membedakan kita dari etnis lain. Untuk itu, mari kita lestarikan agar tidak punah”, ujar Martha Sooai.

Pantauan media, kegiatan ini sangat menarik dan dikemas dalam konsep milenial. Dimulai dengan pemaparan visi-misi, pemutaran video kegiatan, dialog interaktif, kunjungan ke dalam museum, peragaan busana tenun modifikasi oleh siswa siswi SMKN 3 Kupang dan door prize berupa voucer renang di Crystal Swiss Bellin Hotel.

Baca Juga:  Nelayan Kupang Tenggelam, Basarnas Sigap Lakukan Pencarian

Adapun peserta kegiatan terdiri dari 17 sekolah yang terbagi dalam tingkat SMP, SMA/SMK, PT dan peserta umum, yaitu komunitas dan instansi terkait. Semua peserta yang hadir terlihat antusias mengikuti kegiatan dimaksud. Rangkaian acara ditutup dengan foto bersama. (MBN*YS)

11 Views
Bagikan :