Fransisco Bessie Siap Bela PTT

0
139

Kupang, NTT

Seorang pengacara kondang di kota Kupang, Fransisco Bernando Bessie, siap memberikan bantuan hukum kepada Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang diberhentikan oleh pemerintah kota Kupang

Fransisco di ruang kerjanya (10/5/2019), mengatakan, pemberhentian PTT merupakan hak prerogatif Wali Kota Kupang. Namun menurutnya, proses pemberhentian 369 PTT di Kota Kupang tidak transparan.

“Pemkot harusnya lebih transparan dalam melakukan pemberhentian tersebut”, tegas Bessie.

Fransisco juga meminta pihak DPRD Kota Kupang untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemerintah Kota Kupang.

Menurutnya, RDP sangat penting untuk mengetahui secara jelas apa yang mendasari pemberhentian terhadap para PTT.

Fransisco dan rekan juga masih membuka posko pengaduan bagi PTT yang merasa dirugikan hingga dua minggu kedepan.

“Untuk sementara, Tim Kuasa Kukum akan berusaha untuk menempuh jalan damai. Namun, jika masih belum ada titik temu maka akan menempuh jalur hukum,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, seperti dirilis nttterkini.com, mempersilahkan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk mengadukan masalah pemberhentian mereka ke pengacara, karena nanti akan dilihat secara hukum.

“Sikahkan saja, nanti akan dilihat secara hukum”, kata Herman

Menurut dia, dari jumlah 369 PTT yang diberhentikan, tidak semua akan direkrut kembali. Mereka yang akan direkrut kembali merupakan PTT yang di pilih berdasarkan rekomendasi dan tingkat kebutuhan dari tiap OPD juga berdasarkan rekam jejak selama menjadi PTT .

“Sekarang kami sementara menunggu permintaan dari tiap OPD, kalau memang OPD butuh maka kami layani dan tidak dibatasi jumlah PTT yang akan direkrut kembali,” katanya.

Dia mengaku Pemerintah tidak membatasi jumlah PTT yang akan direkrut. Terpenting sesuai kebutuhan OPD dan rekam jejak calon PTT yang akan direkrut kembali. (MBN)