Gubernur Berang Soal Kredit Macet Bank NTT

0
890

Kupang, NTT

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor B Laiskodat, selaku pemegang saham pengendali PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) di awal kepemimpinannya memberikan perhatian serius pada masalah kredit macet (Non Performing Loan)

Pada sebuah pertemuan dengan anggota DPRD NTT di Hotel Aston beberapa waktu lalu, Gubernur yang dikenal tegas itu menyampaikan peringatan keras kepada Bank NTT terkait kredit macet yang jumlahnya diduga mencapai ratusan miliar rupiah.

“Kalau kalian tidak bisa tagih bikin surat dan saya yang tagih, jelek – jelek begini saya bekas debt collector”, ujar Laiskodat dengan nada kesal.

Gubernur menilai bagian perkreditan Bank NTT tidak serius mengurus persoalan kredit macet.

“Saya lihat Bank ini tidak terurus”, kata Gubernur Laiskodat.

Bahkan menurut Laiskodat, penghasilan pegawai Bank NTT sangat bombastis di tengah persoalan kredit macet yang tak kunjung usai sehingga pihaknya akan meninjau kembali pendapatan pegawai Bank NTT.

“Gaji akan saya turunkan semua, kalian tega sekali, berdiri di Bank orang miskin tapi gaji lebih dari mana – mana”, ungkap Laiskodat.

Bahkan Gubernur Laiskodat bertekad untuk merampingkan direksi Bank NTT dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.

“Saya akan melakukan perampingan terhadap direksi Bank NTT”, ungkap Laiskodat.

Semua kebijakan yang diambil Gubernur merupakan langkah strategis untuk menyelamatkan Bank NTT yang dinilai tidak sehat lantaran kredit macet yang membelenggu. (MBN01)