Menabur Kasih dalam Pelayanan, King Care Memang Klinik

0
359

Metrobuananews.com | Kupang – Tak hanya mengejar popularitas dan pengakuan publik, namun selalu menempatkan kasih sebagai landasan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Selaras dengan nama dan filosofi yang diembannya, pasien ditempatkan pada posisi sebagai raja sehingga pelayanan prima menjadi sebuah keharusan.

King Care bukan sekadar nama untuk gagah – gagahan. Dengan profesionalisme dan kemampuan tenaga dokter dan perawat yang handal,   King Care melayani dengan penuh cinta. King Care memang Klinik, bukan asal Klinik.

Kali ini Klinik King Care menabur kasih di Gereja Bait’el Naimata. Kegiatan yang dikemas dalam bakti sosial (Baksos) itu digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Gereja Bait’el yang ke 66.

Dalam kegiatan baksos itu, Klinik King Care berkolaborasi dengan dokter dan perawat dari puskesmas Penfui melakukan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan bagi jemaat.

“Hari ini kami dari Klinik King Care bersama tim bersama teman – teman dari Puskesmas melakukan baksos, ini merupakan tanggung jawab moral dan iman”, ungkap pimpinan Klinik King Care, dr. Yoseph E. Gonang, di sela kesibukannya pada kegiatan baksos di gereja Bait’el Naimata, Jumat (28/9/2018).

Menurut dr.Egon, sebutan akrab dr. Yoseph E. Gonang, sebagai makluk ciptaan Tuhan yang berprofesi sebagai dokter, pihaknya terpanggil untuk menjamin tingkat kesehatan masyarakat NTT.

“Kami sudah lakukan pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan lab sederhana, dan pengobatan, ini semua wujud kepedulian kami dari Klinik King Care dan teman – teman dari Puskesmas”,  jelas dr Egon.

Dia menyampaikan apresiasi kepada pendeta Gereja Bait’el yang telah melibatkan Klink King Care dalam kegiatan Baksos tersebut.

“Ini merupakan langkah pertama, kedepan kami akan melakukan baksos yang sama secara terus menerus demi tercapainya derajat kesehatan masyarakat”, ungkap dr. Egon.

Di tempat yang sama, dr. Arna Jonary Heo, kepada awak media mengatakan kegiatan baksos kali ini lebih didominasi oleh para lansia.

“Sejauh ini lebih banyak yang mengeluh nyeri sendi karena semakin tua kan cairan sendi makin berkurang, ada juga yang asam urat, darah tinggi dan gangguan lambung”, terangnya.

Menurut dr. Arna, semua keluhan tersebut merupakan akibat dari pola makan dan pola hidup yang tidak sehat, karena itu Dia menyarankan agar masyarakat Kota Kupang khususnya Jemaat Bait’el Naimata dapat menjaga pola makan dan menerapkan pola hidup sehat.

Terpisah, Pendeta Betsi K. Defretes Hotty, STh, pimpinan gereja Bait’el Naimata, menjelaskan kegiatan baksos yang digelar merupakan program pelayanan di jemaat Bait’el yang dilakukan setiap tahun.

“Kegiatan pelayanan kesehatan bagi jemaat dilakukan setiap tahun yang bertepatan dengan ulang tahun gereja yang jatuh pada 29 September”, kata Pdt. Betsi.

Selain pelayanan kesehatan secara umum, Pdt Betsi menjelaskan bahwa, Gereja Bait’el juga memiliki program pemeriksaan kesehatan gratis bagi para Lansia setiap bulan.

“Setiap bulan selain ibadah bagi para Lansia juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan sehingga kita dapat memastikan kesehatan para orang tua kita terjamin”, tandas Pdt. Betsi.

Setiap tahun, lanjut Betsi, pihaknya bekerjasama dengan puskesmas Penfui, namun ketika mendapat informasi tentang Klinik King Care akhirnya pihaknya memutuskan untuk menggandeng Klinik besutan dokter Eky Gonang itu.

“Pelayanan dari King Care sangat baik, kami berharap kerjasama ini terus berlanjut”, tutupnya.

Usai pemeriksaan dan pengobatan, Agustina Ufi Raga dan suaminya Stefanus Ufi, mengaku sangat senang bisa memperoleh pelayanan kesehatan dari dokter Egon dan kawan – kawan.

“Dokter dan perawat sangat ramah, mereka selalu tersenyum saat periksa kesehatan kami, tanpa minum obat pun kami bisa sembuh”, ujar Agustina memuji diamini suaminya Stefanus. (MBN01)