Melki Laka Lena Akan Dipolisikan dalam Waktu Dekat

0
2058

Metrobuananews.com | Kupang – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam waktu dekat akan dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Melki akan dilaporkan oleh Alfons Loemau atas dugaan tindak pidana fitnah dan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Salah satu Kuasa Hukum Pelapor, Herry F. F. Battileo, SH, MH, kepada awak media, Senin (3/9/2018) mengatakan pihak Kuasa Hukum sudah mempersiapkan draft Laporan Polisi.

“Kita lihat waktunya pak Alfons, dalam waktu dekat kami akan mendampingi beliau melaporkan saudara Melki Laka Lena ke Polisi”,  ungkap Herry.

Menurut pengacara handal Peradi ini, Melki Laka Lena diduga memfitnah kliennya dengan menyebar isue bahwa Alfons Loemau telah mengundurkan sebagai bakal calon DPR RI dan tidak menyetor biaya survey.

“Jadi yang benar adalah klien kami pak Alfons Loemau sebagai Bakal Caleg DPR RI periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur II (NTT II) melalui Partai Golongan Karya (Golkar), kemudian berdasarkan Surat Survey Bacaleg Nomor : B-113/DPD/GOLKAR/NTT/VI/2018 tertanggal 6 Juni 2018 di Kupang, NTT maka diberitahukan bahwa seluruh Bacaleg dari Partai Golkar, agar menyetor biaya Survey Bacaleg yaitu sebesar Rp 20.000.000 ke rekening DPD GOLKAR NTT. Kemudian pada tanggal 2 Juli 2018, Sdr. Alfons Loemau telah membayarkan biaya Survey Bacaleg tersebut ke rekening DPD GOLKAR NTT”, jelas Herry Battileo.

Lebih lanjut Herry mengatakan, semua alat bukti dalam perkara tersebut sudah dipersiapkan dengan baik dan akan disertakan dalam laporan nanti.

“Ada 4 alat bukti dan 4 orang saksi yang  sudah kami persiapkan”, pungkas Herry.

Sementara Melki Laka Lena yang dihubungi via telepon selularnya enggan berkomentar ikhwal rencana laporan tersebut.

“Kalau masalah itu saya no comment”,  ujar Melki.

Menurut Melki Laka Lena yang juga Caleg DPR RI dapil NTT 2 itu, semua urusan sudah diserahkan ke pengacara partai Golkar.

“Untuk urusan Hukum nanti pengacara Golkar yang urus”, tandas Melki singkat. (MBN01)