Pemerintahan

Samsat Kota Kupang Optimis Capai Target Penerimaan

Metrobuananews.com | Kupang – Unit Pelaksana Teknis Dinas ( UPTD ) Samsat Kota Kupang, optimis tahun 2018 akan mencapai target penerimaan yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama (BBN).

Pernyataan tersebut disampaikan kepala UPTD Samsat Kota Kupang, Noldy Sanam, di kantornya baru – baru ini.

Dia mengatakan, pihaknya sangat optimis mencapai target penerimaan yang telah ditentukan, pasalnya, saat ini samsat tidak hanya menunggu wajib pajak mendatangi samsat tetapi pihaknya menerapkan sistem jemput bola.

“Kami himpun semua data, kemudian bagi per kelurahan, lalu petugas kami akan mendatangi wajib pajak yang belum melaksanakan kewajibanya ke kelurahan – kelurahan”,  jelas Noldy.

Jika belum berhasil, lanjut Noldy, pihaknya akan bersurat secara resmi ke kelurahan untuk meminta bantuan.

Selain itu, pihaknya juga menggenjot penerimaan pajak dengan bekerjasama dengan kepolisian untuk melakukan operasi gabungan.

“Jadwalnya kami siapkan sambil berkoodinasi dengan Satlantas, biasanya sore hari”, terang Noldy.

Dengan diterapkannya strategi jemput bola, menurutnya, pendapatan dari pajak kendaraan bermotor meningkat tajam.

Namun tidak bisa dipungkiri, masih ditemui berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Dia mencontohkan, pemilik kendaraan di kota kupang yang sudah menjual kendaraan motor tetapi belum balik nama dan barang sudah berpindah tangan ke daerah lain, namun masih terdata.

“Ini salah satu kendala kami”, tandas Noldy.

Lebih lanjut kata Noldy, kebanyakan masyarakat membeli kendaraan bermotor disertai pengurusan surat kendaraan bermotor di Kota Kupang. Namun, menurut dia, setelah pengurusan kendaraan tersebut digunakan di luar Kota Kupang.

“Di kota ini, 1 orang bisa punya 10 motor, setelah kami telusuri, orang tersebut hanya meminjamkan KTP untuk digunakan kerabatnya dari luar kota untuk membeli motor, sehingga motornya sudah dibawa ke kampung tetapi tidak bayar pajak, sementara sudah terdata di server kami sehingga jadi temuan tunggakan pajak, kami kerepotan soal ini”, ujar Noldy.

Kendati demikian, pihaknya tetap optimis penerimaan pajak akan mencapai target bahkan bisa melampaui target.

“Tahun 2017 target Rp.107 Milliar, capaian kami Rp.135 Milliar, melampaui target. Saya yakin tahun ini akan lebih meningkat”, tegas Noldy. (Nyongky)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top