Human Trafficking Bakal Jadi Isu Seksi Rakernas KNPI di Kupang

0
204

Metrobuananews.com | Kupang – Perdagangan orang atau yang lebih beken dengan sebutan human trafficking bakal menjadi isu seksi yang akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang akan di gelar di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tanggal 18 – 20 Mei 2018 mendatang.

Ketua KNPI NTT, Heri Boki, didampingi sejumlah pengurus KNPI NTT,  saat konfrensi pers di Kupang, Selasa (8/5/2018) mengatakan kasus perdagangan manusia di NTT ibarat penyakit kronis yang belum ditemukan penawarnya.

“Setiap tahun pasti ada peti mati yang dikirim dari luar negeri, dan hingga saat ini belum ada solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan kemanusiaan itu”, ujar Heri.

Lebih lanjut kata Heri, Sejarah kelam kemanusian pada zaman kolonialisme atau yang disebut sebagai masa-masa imperialisme klasik tentang sistem perbudakan telah dihapus saat konferensi Asia Afrika di Bandung namun sayangnya, praktek penjualan orang di Indonesia khususnya NTT masih terus menggema.

“Masih banyak saudara – saudara kita yang meregang nyawa karena persoalan human trafficking”, tandas Heri.

Hal tersebut, lanjut Heri, terus medobrak nurani para pemuda NTT yang tergabung dalam KNPI untuk menyuarakan dan mencari solusi untuk masalah kemanusiaan itu.

“Kebetulan ada Mentri yang datang, jadi mudah-mudahan ada solusi yang terbaik”,  pungkasnya.

Selain masalah human trafficking, pergumulan orang muda di NTT juga akan menjadi pembahasan menarik dalam Rakernas tersebut.

Pada kesempatan itu, Ketua KNPI NTT juga mengatakan sejumlah pejabat tinggi negara akan hadir dalam kegiatan Rakernas.

“Yang terkonfirmasi bakalan hadir yakni ketua DPR RI, Ketua DPD RI, ketua MPR, Mensos, Menko Maritim dan Mendagri”, terang Heri.

Selain itu, para ketua umum partai diantaranya Hanura, NasDem, PAN, PKB, serta Demokrat siap menghadiri kegiatan akbar itu.

Dia menjelaskan, peserta yang akan hadir dalam Rakernas di Kupang mencapai 364 peserta (Pengurus KNPI se Indonesia).

“Kegiatan pembukaan diperkirakan mencapai 1000 orang”, jelas Heri.

Dia mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat NTT untuk menyukseskan kegiatan bertaraf nasional itu.

“Ini merupakan kebanggaan bagi KNPI dan seluruh masyarakat NTT. Kami akan jalankan kepercayaan ini dengan baik. Sekaligus, mau menceritakan kepada semua orang muda bahwa NTT bisa menjadi tuan rumah kegiatan nasional”, ujarnya bersemangat. (Nyongky)