Warga Marapokot Nagekeo Jamin Harmoni Menang

0
266

Metrobuananews.com | Nagekeo – Warga desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo menjamin pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTT,  Benny K Harman dan Benny A Litelnoni menang pada pilkada 27 juni mendatang di wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan tokoh masyarakat Marapokot, Masjidin,  saat tatap muka dengan cawagub Benny Litelnoni, Sabtu (28/4/2018).

“Kami jamin paket Harmoni akan menang di wilayah Marpokot”, ujar Masjidin.

Menurut Dia, paket Harmoni sangat layak untuk memimpin NTT 5 tahun ke depan.

“Pak Benny Harman dan Benny Litelnoni ini orang yang cerdas, jujur dan memiliki moralitas yang baik”,  katanya.

Lebih lanjut kata masjidin, Benny Litelnoni adalah seorang cawagub incumbent yang punya sudah berpengalaman di bidang pemerintahan.

“Pak Benny sudah bantu nelayan kami dan masih banyak lagi jasa pak wakil gubernur buat kami, karena itu bapak Benny tidak usah kwatir, Harmoni Menang”, tegas Masjidin.

Selain pernyataan dukungan, Dia juga menitipkan harapan agar jika terpilih paket Harmoni dapat memperhatikan air bersih.

“Bapak, pipa sudah terpasang sejak 2 tahun lalu tetapi sampai hari ini belum ada air”, jelasnya.

Selain itu, Masjidin meminta agar paket Harmoni dapat memperhatikan para nelayan.

“Kami butuh tanggul penahan gelombang sekitar 500 meter, serta tambataan perahu dan alat tangkap”, pintanya.

Menyikapi peryataan tersebut, Benny Litelnoni mengatakan semua yang diusulkan sudah masuk dalam program prioritas paket Harmoni.

“Harapan Bapak ibu adalah program kerja kami. Semua program kami bisa dilaksanakan jika kami terpilih, karena itu jangan ragu menjatuhkan pilihan pada paket Harmoni, agar kami bisa jalankan program kami”, ujar Litelnoni.

Terkait pipa yang belum ada air, Benny Litelnoni mengatakan jika terpilih kembali maka Ia dan Benny K Harman akan memperhatikan kebutuhan masyarakat terkait air bersih.

“Pipa sudah ada, tinggal urus air maka kami pastikan setelah dilantik bapak ibu segera menikmati air bersih”,  pungkas Litelnoni. (MBN01).