Hukrim

Dugaan Korupsi Dana Desa Lakamola, Oknum Anggota DPRD Rote Ndao Terlibat?

Metrobuananews.com | Kupang – Kasus dugaan korupsi Dana Desa di Desa Lakamola, Kecamatan Rote Timur, kabupaten Rote Ndao, disinyalir melibatkan seorang oknum anggota DPRD kabupaten Rote Ndao.

Kepala kejaksaan tinggi NTT, Dr Sunarta, kepada awak media, Selasa (17/4) mengatakan, kuat dugaan oknum anggota DPRD berinisial NET, menggunakan empat CV untuk melaksanakan pekerjaan fisik di Desa Lakamola, diantaranya, CV. Putra Lakamola, CV, Embung Pengodoa, CV. Bavandele Kasih dan CV. Graceano.

“Pekerjaan fisik desa Lakamola tahun anggaran 2016 – 2017 berupa Posyandu, jalan lamparit, embung, dan pengadaan kawat duri”, kata Sunarta.

Ironisnya, lanjut Sunarta, pembangunan fisik posyandu yang dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu hingga saat ini belum selesai dikerjakan.

Menurut Dia, setelah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket), tim intelejen kejaksaan tinggi NTT menemukan adanya unsur tindak pidana korupsi.

“Karena locus delictinya ada di Kabupaten Rote Ndao maka kasusnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rote Ndao”, jelas Sunarta.

Dijelaskan pula, dalam kasus itu tim intelejen telah memeriksa, Kepala Desa (Kades) Lakamola, bendahara desa, sekretaris, TPK, BPMD Kabupaten Rote Ndao, serta beberapa saksi lainnya. (MBN01/che)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top