Lagi, Modal Usaha Jadi Masalah Bagi PKL, Paslon Nomor Tiga Solusinya

0
304

Metrobuananews.com | Larantuka – Lagi-lagi masalah permodalan menjadi hambatan utama bagi para pedagang kaki lima (PKL), mengembangkan usaha mereka.

Dalam setiap blusukan yang di lakukan calon Gubernur, Benny K Harman (BKH), untuk menyerap aspirasi masyarakat itu, sering ditemui keluhan PKL terkait masalah tersebut.

Pedagang di Pasar Inpres Pohon Bao misalnya, kepada BKH mengeluhkan sulitnya memperoleh modal usaha, bahkan jika dapat, bunganya mencapai 20 % sehingga mereka sangat kesulitan dalam mengembangkan usahanya.

“Saya pinjam di koperasi harian, Pinjam Rp. 500 ribu, kasih kembali Rp. 600 ribu, tapi harus potong administrasi Rp. 50 ribu sehingga terima  hanya Rp. 450 ribu, setiap hari harus setor Rp. 20 ribu”, ujar Ibu Hayati Lewonamang, penjual es dan bubur kacang hijau, Selasa (27/2/2018)

Hal yang sama dikeluhkan Simon, seorang pedagang sembako asal Maumere.

“Saya pinjam uang dengan bunga tinggi, tapi terpaksa pinjam karena butuh modal usaha”, ungkap Simon.

Mendengar keluhan tersebut, Benny K Harman, mengatakan, salah satu program unggulan paket HARMONI sinkron dengan persoalan yang dikeluhkan PKL.

“Dengan program pinjaman tanpa agunan masyarakat yang tidak ada modal tapi ingin berusaha, akan mudah mendapatkan modal usaha, demikian juga para PKL tidak perlu risau karena kekurangan modal, akan diberi pinjaman tanpa jamian atau agunan (pinjaman dalam jumlah tertentu, 1 sampai 3 juta) juga dengan bunga yang rendah”, jelasnya. (MBN01).