Hukrim

KPK Periksa Silang Bupati Ngada Marianus Sae dan Penyuapnya

JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marianus Sae dan penyuapnya, Direktur PT Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu, hari ini, Selasa (20/2/2018).

Keduanya akan diperiksa secara silang oleh tim penyidik KPK. Di mana, Marianus Sae akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ‎Wilhelmus, dan sebaliknya, Wilhemus akan digali kesaksiannya untuk tersangka Marianus.

“Kedua tersangka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi‎,” kata Juru Bicara KPK, Febri Dianyah saat dikonfirmasi, Selasa (20/2/2018).

Marianus dan Wilhelmus ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pemulusan proyek infrastruktur di wilayah NTT. Diduga, Marianus menerima suap sebesar Rp4,1 miliar dari Wilhelmus atas pemulusan pengerjaan proyek infrastruktur sebesar Rp54 miliar.

Proyek tersebut yakni terkait pembangunan Jalan Poma Boras senilai Rp5 miliar, Jembatan Boawe Rp3 miliar, jalan ruas Ranamoetani Rp20 miliar, Jalan Tadawarbella Rp5 miliar, Jalan Riominsimarunggela Rp14 miliar, Jalan Emerewaibella Rp5 miliar, dan Jalan Warbetutarawaja Rp2 miliar.

Atas perbuatannya, Marianus dan Wilhemus ditetapkan oleh lembaga antirasuah sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pengadaan infrastruktur di NTT.

Sebagai pihak penerima, Marianus disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 20017.

Sedangkan sebagai pihak pemberi, Wilhelmus disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

 

Sumber : Okezone.com

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top