Ekbis

Waspada Belanja di Outlet Subasuka Kupang! Customer Dicurigai Maling?

Metrobuananews.com | Kupang – Pusat pembelanjaan Subasuka Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur di Jalan Timor Raya sungguh mengecewakan buat para pembeli.

Pasalnya, para pembeli merasa tidak nyaman, ketika membeli sejumlah barang di Subasuka, dan terus dicurigai Satpam dan para petugas penjaga barang jualan. Para petugas dan Satpam, menahan para pembeli disaat ada di areal pintu keluar. Mereka curiga, pembeli tidak membayar barang yang dibawa.

Hal itu dirasakan Vino, Joki, Vian warga Sumba Barat Daya saat dicurigai Satpam Subasuka Kupang, saat membeli dua (2) buah boneka karet jenis Rusa, Senin (14/2/2018) malam.

“Kami sangat tersinggung. Barang sudah dibeli malah ditahan Satpam. Mereka curiga kami tidak bayar atau ambil tidak bayar ” ungkap Vino warga Sumba Barat Daya.

Sesuai pantauan Keprinews.co.id, Joki, Vino dan Vian bersama dua anaknya Che dan Vin, membeli baju, celana, dan dua boneka di Outlet Suba Suka. Setelah membayar barang-barang tersebut, mereka sempat beristirahat sejenak di halaman depan Suba Suka.

Saat hendak pulang, tiba-tiba Satpam Suba Suka menahan dan membawa mereja menghadap Kasir Suba Suka. Satpam curiga Joki, Vian, dan Vino belum membayar barang bawaan yang dibeli.

“Mana struknya kaka. Kita ke kasir dulu,” kata Satpam yang namanya tidak tertera pada baju Satpamnya.

Joki dan Vino langsung menghadap kasir. Sementara Vian tetap menunggu di areal depan Suba Suka dekat keranjang jualan pakian perempuan.

Ternyata Kasir Suba Suka mengaku salah, tidak menyematkan bukti pembayaran pada dua Boneka Rusa. Sementara barang-barang tersebut sudah dibayar lunas.

“Maaf pak! Kami salah. Maaf ya pak,” kata Kasir Suba Suka.

Setelah mendapat pengakuan dari Kasir, Satpam berkulit agak hitam itu, terdiam, malu dan mengaku salah. Dirinya tidak bisa berkata apapun. Satpam berkali-kali meminta maaf atas kesalahannya.

“Saya minta maaf Pak. Saya salah, maaf Pak,” ujarnya.

Karena tidak tahan dengan sikap Sang Satpam, Vian, Vino dan Joki akhirnya naik pitam. Satpam dimarah, karena tidak bisa hargai pembeli dan bertanggung jawab atas apa yang dibuatnya.

“Suba Suka kira kita tidak bisa beli barang di sini ya? Saya tersinggung sekali. Ini pengalaman paling buruk sudah dalam hidup. Suba Suka mengecewakan,” pungkas Vino.

Tidak hanya itu, menurut informasi yang dihimpun awak media, peristiwa itu sering terjadi di Suba Suka Kupang. Para pembeli yang telah membayar dicurigai dan ditahan Satpam, saat keluar dari pintu Outlet Suba Suka.

 

Sumber : Keprinews.co.id

10 Comments

10 Comments

  1. Doni

    Februari 19, 2018 at 2:25 pm

    Hmmm bahaya…kalau begini terus… subasuka bakalan sepi pembeli.. yg ada bukan subasuka.. tapi sutarsuka lai ????

  2. Ben

    Februari 19, 2018 at 4:03 pm

    Satpan tidak bertanggung jawab atas apa yang dibuatnya ??? Bertanggung jawab seperti apa yang dimaksudkan disini, tolong dijelaskan.

    Memang ini sangat mengganggu kenyamanan pengunjung karena miskomunikasi kasir dan satpam, tapi saya pikir apa yang dilakukan satpam merupakan bagian dari tugas maka dilakukan, tentu dengan mekanisme yang lebih baik.

  3. Susan

    Februari 19, 2018 at 8:51 pm

    Betul pelayanan juga kurang ramah. Subasuka kupang hampir2 lengkap cuma bikin ktg malas pi belanja di sana

  4. Marko

    Februari 20, 2018 at 2:06 am

    Manegement hrus di perbaiki…. klo bisa pemilik subasuka hurus perhatikan dan evaluasi…. klo tidak org yg mau datang blanja di subasuka akan smakin berkurang dan tidak nyaman. Kita biasa pergi Moll dan Lippo saja tidak sperti itu…

  5. Meike

    Februari 20, 2018 at 2:18 am

    Saya pernah akan masuk belanja ke subasuka beberapa tahun yang lalu tetapi tidak diperbolehkan membawa tas gantung yang ukurannya kecil…hanya dompet sedangkan di tas ada hp, apakah harus dititip, apakah dijamin tidak hilang? Kamipun batal berbelanja sampai saat ini saya belum pernah masuk ke subasuka. Seandainya merasa para pelanggan akan mengambil barang, apakah tidak sebaiknya penjagaan atau cctv di tingkatkan?
    Karena cara berbelanja dan cara melayani pelanggan seperti ini baru terjadi di subasuka. Namun ini kejadiannya sudah beberapa tahun yang lalu smoga pelayanan saat ini sudah lebih baik dengan teknik penjagaan skarang yg super modern.

  6. De fafo

    Februari 20, 2018 at 10:42 pm

    Manusia pencuri klo muat berita hati2 eeee

  7. herlando

    Februari 22, 2018 at 11:30 am

    ini adalah pelajaran untuk kita dan pihak subasuka agar meminimalisir hal ini.
    dan para karyawan bisa bekerja ekstra dan progrsional kusus dalam hal pelayanan.
    sangat disayangkan jika hal.ini sering terjadi, sangat memungkinka pelangan untuk rubah haluan.
    dan pada akhirnya merugikikan pihak subasuka.
    dalam kasus ini bukan satpan yang salah, tapi kasir, karena melakukan seuatu kesalahn fatal.
    strip pembayaran adalah hal yang penting dan bukti
    begitupun bagi pembeli.. mintalah strip jika belum di berikan.

  8. serly

    Juli 13, 2018 at 12:13 pm

    iya, memang manajemennya harus diperbaiki, kita yang masuk saja harus tinggalkan semua barang ditempat penitipan dan hanya boleh bawa dompet, supermarket besar seperti Ramayana dan Hypermart malah tidak mau repot dengan barang titipan yang banyak. Malah mau bli baju tidak boleh ngepass lebih dari 2, sudah tidak ada kamar pas ditungguin lagi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top