Pius Rengka : Jangan Pilih Pemimpin Bermasalah

0
410

Metrobuananews.com | Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kompleksitas persoalan yang dihadapi, dibutuhkan pemimpin yang jujur, bersih, dan cerdas.

Karena dengan menjadi seorang pemimpin berarti harus siap untuk pengayomi rakyat. Artinya bukan hanya memimpin tetapi juga ikut ambil bagian dalam mensejahterakan rakyat.

Demikian disampaikan seorang tokoh asal Flores, Pius Rengka, dalam orasinya pada deklarasi paket HARMONI di Soe, kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu (10/2/2018).

“Jangan pilih pemimpin bermasalah. Bagaimana seorang pemimpin bermasalah menyelesaikan masalah masyarakat, sedangkan dirinya bermasalah. Justru bisa menambah masalah”, ungkap Pius.

Dikatakannya, orang bermasalah tentu tidak jujur, bahkan lebih cenderung melakukan kebohongan berulang ulang. Menurut dia, Seorang koruptor tidak akan bisa menyelesaikan masalah korupsi, demikian pula seorang preman, mustahil mengajarkan persoalan sopan santun, yang ada hanya sikap arogan dan korupsi berkepanjangan, yang berujung pada kemiskinan.

“Masalah Korupsi bukan terletak pada kaya atau miskinnya seseorang, tetapi lebih pada akhlaknya. Kita bisa lihat, yang terjerumus kasus korupsi pada umumnya mereka yang bergelimang Harta, jadi tidak ada jaminan orang kaya tidak korupsi”, jelas Pius.

Menurutnya, hanya orang yang tidak bermasalah dan punya integritas yang baik, yang mampu menyelesaikan masalah kemiskinan di NTT.

“Benny K Harman dan Benny A Litelnoni, adalah sosok yang bersih, santun, jujur dan cerdas, layak pimpin NTT”, ujarnya.

Hal Senada disampaikan Ketua DPW PKS NTT, Suharjito. Dia mengatakan, Sapu yang kotor tidak bisa membersihkan lantai yang kotor.

Menurutnya NTT saat ini ibarat lantai yang kotor, karena itu dibutuhkan pemimpin yang bersih untuk memberantas KKN di NTT.

“Jangan ragu lagi, Harmoni pilihan yang tepat untuk NTT Sejahtera”, ungkap Suharjito. (MBN01)